Sahabat, sebenarnya anak itu jago membaca tingkat tinggi. Mereka pembaca sejati, pencerna handal, pengamat hebat fakta yang terjadi di li...

4 Langkah Memandu Anak Memilih Sendiri Buku yang Tepat 4 Langkah Memandu Anak Memilih Sendiri Buku yang Tepat

4 Langkah Memandu Anak Memilih Sendiri Buku yang Tepat

4 Langkah Memandu Anak Memilih Sendiri Buku yang Tepat


Sahabat, sebenarnya anak itu jago membaca tingkat tinggi. Mereka pembaca sejati, pencerna handal, pengamat hebat fakta yang terjadi di lingkungannya. Membaca teks merupakan tahap berikutnya bagi kebutuhan perkembangan usianya.

Seringkali kita mengajak anak ke toko buku. Kita memilih buku yang cocok dengan usia perkembangan mereka. Di saat yang sama anak sibuk memilah dan memilih buku yang menarik perhatiannya. Apabila kita tidak bersikap bijak biasanya akan terjadi keributan kecil. Anak merengek dan kita bertahan dengan pilihan buku untuknya.

Mengapa kita tidak memberi kesempatan pada anak memilih bukunya sendiri. Tidak harus menjadi seorang ahli. Berikut ini, Sahabat, langkah memandu anak memilih sendiri buku yang tepat:

1. Mengenalkan tujuan membaca

Sedini mungkin ajaklah anak berdiskusi tentang tujuan membaca. Bertanyalah pada anak mengapa kita perlu membaca buku? Apa tujuan membaca sebuah buku? Mengapa ia suka buku dengan gambar warna-warni? Bagaimana cara memilih buku yang tepat? Biarkan ia menjawab sesuai kapasitas pengetahuan dan pengalamannya. Tidak ada salah benar. Sebelum berangkat ke toko buku, pelan-pelan, buatlah kesepakatan buku apa yang akan dia beli? Buku cerita bergambar atau buku pengetahuan dasar? Mintalah anak menjelaskan pilihannya.

2. Memetakan kebutuhan buku

Setelah anak menentukan jenis buku pilihannya, ajaklah ia browsing atau membuka katalog buku. Langkah ini bertujuan agar buku yang dipilih sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya, anak tidak membeli buku yang sudah dimilikinya. Jadi memetakan kembali buku yang sudah dimiliki akan memudahkan anak menentukan pilihannya. Inilah pentingnya perpustakaan keluarga. Anak bisa memilih seri berikutnya dari buku pengetahuan berseri yang ada di perpustakaan keluarga.

3. Memberi kesempatan anak memilih buku

Apabila dua langkah di atas belum terlaksana dan kita sudah berada di toko buku bersama anak, maka kita beri kesempatan pada anak memilih buku yang diminatinya. Buku yang menarik minatnya biasanya ingin dibawa pulang. Inilah kesempatan menjelaskan pada anak memilih buku yang tepat dengan melihat cover dan sinopsis yang tertulis di back-cover buku. Bagaimana apabila anak tetap bertahan dengan pilihannya? Biarlah anak membawanya pulang dan tiba di rumah kita bisa berdiskusi tentang buku yang baru dibelinya itu.

Baca juga:

6 Manfaat Membaca yang Belum Banyak Diketahui

4. Mendampingi anak membaca buku

Nah, ternyata buku yang dipilih anak berada diluar kemampuannya untuk menceran. Tugas kita adalah mendampingi anak dengan membacanya keras-keras, atau menjelaskan kosa-kata yang belum dikenalnya, atau menuntun pemahamannya untuk mencerna isi buku. Setiap anak mendapat buku baru kita usahakan mendampinginya untuk memastikan isi dan pesan penulis tersampaikan pada anak.

Mengenalkan anak dengan budaya membaca tidak serta merta berjalan dengan proses yang cepat. Kita musti telaten, sabar dan mencermati setiap kecenderungan anak saat berinteraksi dengan buku. Karena itu, membaca buku tidak selalu diawali dengan mengajari anak membaca huruf, teks dan kalimat. Memandu anak memilih buku, mengajaknya diskusi, menciptakan suasana berinteraksi dengan buku secara menarik dan menantang merupakan sikap dasar literasi yang dapat kita jalankan di keluarga.


Sumber: ummi-online.com

0 comments: